Selasa, 31 Mei 2022

PERANGKAT PEMBELAJARAN

Nama : Sari murtini
NIM : 12001308
Kelas : 4G PAI
Makul : Magang 1

    PERANGKAT PEMBELAJARAN
Jadi minggu yang lalu saya sudah membahas mengenai Kurikulum, maka Minggu ini saya akan membahas tentang Perangkat Pembelajaran pula. Pasti ada di antara kita masih ada yang belum tau apa saja perangkat penilaian itu, nah disini akan saya paparkan sedikit menurut pemahaman saya pribadi.

Perangkat adalah alat atau perangkat, sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara yang memungkinkan orang untuk belajar, dan alat pembelajaran adalah alat atau perangkat yang melakukan proses, memungkinkan pendidik dan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran. Perangkat pembelajaran ini seharusnya menjadi salah satu pedoman bagi guru untuk belajar di dalam kelas, di laboratorium atau di luar kelas. Perangkat pembelajaran adalah program yang digunakan selama proses pembelajaran. Karena itu, Kunandar menjelaskan “Setiap guru pada suatu satuan pendidikan wajib menyusun perangkat pembelajaran yang lengkap dan sistematis untuk pembelajaran” Interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang dan memotivasi siswa berpartisipasi secara aktif". Perangkat pembelajaran memainkan peran penting bagi guru sebelum memulai proses pembelajaran dan alat belajar yang dibutuhkan dalam proses belajar mengajar.
Berkenaan dengan perangkat pembelajaran, ada banyak bahan, alat, media, petunjuk dan panduan yang akan digunakan selama proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran adalah kumpulan sumber belajar yang memungkinkan guru dan siswa melakukan kegiatan pembelajaran. Termasuk dalam Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013, Standar Pendidikan Dasar dan Menengah, penyiapan perangkat pembelajaran merupakan bagian dari penyiapan perangkat pembelajaran. Rencana pembelajaran dirancang dalam bentuk silabus dan rencana pembelajaran dengan mengacu pada standar isi. Selain itu, rencana pembelajaran meliputi penyiapan media dan sumber pembelajaran, perangkat penilaian dan skenario pembelajaran.

Perangkat Pembelajaran merupakan salah satu perangkat wajib yang harus disiapkan seorang guru sebelum mulai Proses Belajar mengajar, Perangkat Pembelajaran terdiri dari ;
1. Silabus
Perangkat ini berisi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang harus dicapai, untuk mencapainya diukur berdasarkan indikator pencapaian. Silabus ibarat ringkasan dari kurikulum karena didalamnya terdapat target pencapaian, media, dan lain sebagainya.
=> Elemen Rinci Silabus :
✓Batasan dan misi materi pelajaran yang akan disajikan kepada peserta didik.
✓Tujuan dan Sasaran dari suatu materi pembelajaran.
✓Keterampilan yang harus diraih oleh siswa pada setiap mata pelajaran yang disajikan.
✓Rancangan poin konsep materi yang diberikan kepada siswa.
✓Kegiatan dan referensi belajar yang menjadi penyokong kesuksesan dalam aktivitas pembelajaran.
✓Cara evaluasi yang dipakai dalam pembelajaran.

2. RPP
RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan langkah-langkah yang harus di tempuh oleh guru dalam rangka pemberian pelayanan kepada peserta didik. Perencanaan yang dirancang mencakup model, metode, pelaksanaan, evaluasi dan instrumen penilaian.
=> Ini adalah elemen yang terkandung pada RPP:
✓Indikator/parameter pembelajaran
✓Kompetensi dasar (KD) dan Standar kompetensi (SK)
✓Skenario Pembelajaran
✓Model Pembelajaran
✓LKS Lembar Kerja Siswa
✓Pokok pembahasan
✓Pengukuran Hasil Belajar
✓Sumber dan sarana/media/fasilitas dan Pembelajaran.

3. Kalender Akademik
Kalender pendidikan atau akademik adalah manajemen waktu untuk aktivitas belajar mengajar siswa dalam satu tahun ajaran. Di dalamnya terdiri dari manajemen waktu pembelajaran seperti UAS dan UTS, tahun ajaran, minggu belajar efektif dan hari libur.

4. Program Tahunan
Program Tahunan yang berguna untuk mengetahui batasan dari sebuah materi yang telah ditetapkan sebelumnya di dalam tabel program tahunan. Prota terdiri dari informasi materi pelajaran dalam rentang satu tahun pembelajaran. Dan dalam satu tahun terdiri atas dua semester dan prota dibuat berlandasan program semester tersebut.

5. Program Semester
Promes adalah singkatan dari program semester yang berguna untuk mendeskripsikan pemberian materi dalam rentang waktu satu semester berlandaskan kompetensi dasar dan standar kompetensi yang sudah dibuat di Standar Isi.

6. Rincian Pekan Efektif
Rincian pekan efektif adalah perhitungan jam efektif pada setiap mata pelajaran dalam satu minggu. Detail bisa berupa jam efektif dan tidak efektif dalam satu minggu di satu semester. RPE merupakan hasil analisa pada manajemen waktu yang efektif pada saat tahun ajaran dilaksanakan. Dalam membuat RPE guru harus mengacu pada kalender pendidikan/akademik yang telah disusun. RPE bisa berfungsi untuk panduan guru ketika menetapkan hari efektif dalam aktivitas pembelajaran.

7. Buku Absen
Buku absen merupakan buku yang berisi nama lengkap siswa pada suatu kelas. Kegunaan dari buku absen adalah untuk memantau kehadiran siswa di kelas.

8. Buku Jurnal
Buku jurnal merupakan buku yang memuat tentang catatan sikap siswa pada saat aktivitas pembelajaran dilakukan. Catatan tersebut mulai dari sikap tanggung jawab, kerja kelompok aturan dll.

9. Buku Penilaian
Buku penilaian ini berfungsi untuk mencatat segala informasi dari hasil evaluasi belajar siswa.

10. Bundel Portofolio
Kita sering menyebutnya clipping yang merupakan kumpulan tugas yang dikerjakan peserta didik. Bundel portofolio berguna untuk mengawasi setiap peningkatan yang dilakukan siswa dalam aktivitas pembelajaran. Ini berguna agar siswa bisa mencapai kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Dengan bundel ini guru bisa mengetahui cara yang baik untuk mengembangkan kemampuan siswa dan bisa memutuskan metode atau model apa yang harus dilaksanakan.

11. Bank Soal
Seperti namanya, bank soal merupakan buku yang terdiri dari himpunan soal yang nantinya diberikan ke siswa untuk mengembangkan daya pikir dan penyelesaian masalah pada aktivitas pembelajaran.

12. Media
Ketika pelaksanaan dan presentasi pembelajaran dimulai. Media adalah salah satu elemen yang penting dalam kesuksesan pembelajaran karena media pembelajaran berguna untuk menunjang materi atau konten pembelajaran. Keputusan dalam memilih media mana yang cocok untuk siswa adalah sebuah tantangan bagi guru dalam mengasah daya analisa dan kreativitasnya.

Manfaat Perangkat Pembelajaran Bagi Guru.
1. Perangkat Pembelajaran Sebagai Pedoman
2. Sebagai Perbandingan Tolak Ukur atau Evaluasi
3. Peningkatan Profesionalisme
4. Mempermudah

    Dapat saya simpulkan dari penjelasan ini bahwa perangkat pembelajaran adalah kumpulan sumber belajar atau alat bantu yang digunakan oleh guru dan siswa dalam proses melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sekian dari saya terima kasih

Selasa, 24 Mei 2022

KURIKULUM

Nama : Sari murtini
NIM : 12001308
Kelas : 4G PAI
Makul : Magang 1
                     

                     KURIKULUM

  Menurut saya dalam dunia pendidikan, kurikulum itu sangat lah penting. Tanpa kurikulum yang tepat, siswa tidak akan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang sesuai. Seiring dengan perkembangan zaman, kurikulum dunia pendidikan terus mengalami perubahan. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan siswa pada zamannya masing-masing. Lintasan juga dapat diartikan sebagai jarak yang harus ditempuh seorang pelari untuk mendapatkan medali atau hadiah lainnya. Kurikulum juga bisa dapat kita artikan sebagai sebagai suatu rencana tulis yang menggambarkan cakupan dan susunan program pendidikan yang diprojekkan bagi suatu sekolah.Jadi kurikulum itu adalah suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan dirancang secara sistematik atas dasar norma-norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Terminologi kurikulum kemudian disesuaikan dalam dunia pendidikan. Dengan demikian, konsep kurikulum dalam dunia pendidikan menjadi seperangkat mata pelajaran yang harus dipelajari dan dipelajari siswa untuk mendapatkan ijazah atau penghargaan. Kurikulum penting bagi setiap sekolah dan berfungsi sebagai pedoman bagi guru. Khusus untuk sekolah reguler, kurikulum akan berfungsi sebagai pedoman dan memberikan arahan instruksional.
    Menurut pemahaman kurikulum, ini direncanakan, dan dalam dunia pendidikan, semua kegiatan siswa dapat diatur dengan cara ini. Demi tercapainya tujuan pendidikan. Bahkan dapat dikatakan bahwa jika tidak ada kurikulum, maka pembelajaran di sekolah tidak dapat berjalan dengan lancar. Karena semuanya termasuk dalam kelas. Tentu saja ada berbagai perubahan dan adaptasi. Oleh karena itu, tidak heran jika seorang ahli bernama Beauchamp (1998) mengemukakan bahwa kurikulum merupakan inti dari pendidikan. Sebagaimana disebutkan dalam pengertian kurikulum, segala sesuatu tentang pembelajaran siswa di sekolah akan dinyatakan di dalamnya. Jadi kurikulum memegang peranan penting. Sementara itu, fungsi dapat diartikan dengan berbagai cara tergantung pada bidang di mana istilah tersebut digunakan. Kurikulum memiliki fungsi kepala sekolah sebagai pengelola dan pemimpin penyelenggaraan pendidikan sekolah.
   Kepala sekolah bertugas mengelola pendidikan di tempatnya masing-masing, yaitu dengan mengkoordinir dan mengawasi setiap pelajaran. Apakah kursus dilaksanakan seperti yang ditentukan. Untuk setiap guru mata pelajaran, pelajaran bersifat instruktif baik di dalam maupun di luar kelas. Karena setiap kelas adalah tanggung jawab dan tanggung jawab setiap guru mata pelajaran. Ketiga, bagi siswa, mereka adalah tujuan dari kursus. Dalam proses pendidikan, siswa adalah titik fokus dari setiap pembelajaran. Oleh karena itu, mata kuliah berfungsi sebagai acuan mata kuliah pendidikan apa yang harus dipelajari dan dipahami mahasiswa serta tujuan pembelajaran apa yang harus dicapai pada setiap jenjang. Sementara orang tua tidak terlibat langsung dalam pembelajaran, mereka memainkan peran penting dalam keberhasilan siswa. Dalam hal ini, mereka akan menerima hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah. Oleh karena itu, nilai siswa untuk setiap kelas yang akan dilaporkan kepada orang tua juga terkait erat dengan kelas. Tentu saja, segala sesuatu yang direncanakan harus memiliki tujuan, seperti halnya kurikulum. Tanpa tujuan yang jelas, apa yang dirumuskan tentu saja tidak ada artinya. Pendidikan di Indonesia tentunya memiliki tujuan, oleh karena itu kurikulum dibentuk untuk mencapai prestasi pendidikan tersebut. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain, pelajaran tersebut memiliki tujuan. Meskipun masing-masing negara sudah memiliki tujuan yang berbeda dari yang lain. Semua itu disesuaikan dengan falsafah negara, sumber daya manusia dan alam, serta kondisi politik dan sosial warganya. Tujuan pendidikan pada semua jenjang di Indonesia adalah:
• Tujuan pendidikan dasar yang menaruh perhatian penting pada aspek kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan juga keterampilan sebagai pondasi utama. Dengan pondasi tersebut diharapkan peserta didik mampu hidup lebih mandiri, serta memiliki kesiapan untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
• Tujuan pendidikan menengah, yakni untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan juga keterampilan guna menjadi bekal bagi kehidupan remaja yang penuh tantangan.
• Tujuan pendidikan menengah kejuruan, yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan ketrampilan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
   Kurikulum juga dapat bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Kurikulum sendiri memiliki konsep sebagai substansi, sebagai sistem, dan sebagai bidang studi. Kurikulum juga memiliki komponen yang pertama ada tujuan kurikulum, kedua materi kurikulum, ketiga strategi pembelajaran, keempat organisasi kurikulum, dan yang kelima kurikulum juga harus memiliki komponen evaluasi. Kurikulum di Indonesia sendiri terus mengalami perubahan karena perkembangan zaman yang dimanis dan harus terus menyesuaikan agar tidak tertinggal. Kurikulum yang pertama di Indonesia dikenal dengan Rentjana Pelajaran 1947 yang menekankan pada pembentukan karakter masyarakat Indonesia sebagai manusia yang merdeka dan berdaulat. Dan terus mengalami perubahan dari tahun ketahuannya untuk menyesuaikan dengan kondisi zaman.Itu adalah beberapa informasi mengenai kurikulum semoga memberikan manfaat untuk kita semua.
   Dengan demikian, siswa dapat hidup mandiri di masyarakat dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kurikulum akan memuat materi berupa buku teks untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi dalam perkuliahan tidak boleh sembarangan dibuat. Materi yang tercantum harus dikembangkan sesuai dengan diri masing-masing siswa, bermakna bagi mereka, kemudian mengandung pengetahuan ilmiah yang dapat dibuktikan kebenarannya, menjadi cerminan realitas bangsa, dan mampu mendukung pencapaian tujuan pendidikan.

Selasa, 17 Mei 2022

KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

Nama : Sari murtini
NIM : 12001308
Kelas : 4G PAI
Makul : Magang 1

            Karakteristik Peserta Didik

    Setiap anak itu memiliki karakteristik yang berbeda dan guru membutuhkan Kenali ciri-ciri awal siswa agar mudah mudah dikelola dengan Pembelajaran termasuk memilih strategi manajemen, yang kompetensi yang berkaitan dengan bagaimana menyelenggarakan pengajaran, Mereka memiliki komponen pengajaran seperti ini untuk diikuti Karakteristik siswa yang akhirnya belajar lebih banyak Arti berdasarkan kemampuan ini dapat diturunkan dari Di mana harus mulai mengajar dan di level berapa d dapat dihentikan. Oleh karena itu, mengajar dimulai dengan kompetensi awal kemampuan tertinggi (tujuan akhir), yaitu menjadi Tanggung Jawab Guru Guru harus memahami karakteristik siswa karena Mengidentifikasi karakteristik siswa dan membantu guru Bimbing mereka untuk mengejar tujuan yang mereka inginkan. Selain itu, guru harus mampu memahami kepribadian siswa. Memahami karakter siswa membutuhkan keseriusan dan keterlibatan Pikiran guru membuatnya mengerti karakternya Benar dan benar.
    Tujuan pemahaman yang diinginkan Karakteristik awal siswa adalah menentukan apa yang harus dilakukan mengajar, bagaimana membuat siswa mengikuti karakteristik mereka sendiri. Karakteristik siswa salah Sebuah variabel kondisi pengajaran. Variabel didefinisikan sebagai Aspek atau kualitas pribadi siswa. Aspek terkait dapat Berupa bakat, minat, sikap, motivasi, gaya belajar, kemampuan berpikir dan kemampuan awal yang telah mereka miliki. Setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda. Karakteristik siswa adalah jumlah dari kemampuan dan perilaku yang ada dalam kepribadian mereka sebagai hasil dari interaksi genetik dan lingkungan masyarakat, sehingga menentukan pola kegiatan realisasinya Berharap dan mencapai tujuan. Oleh karena itu, upaya memahami perkembangan siswa harus dikaitkan atau disesuaikan dengan proses pembelajaran karakteristik siswa itu sendiri.
     Guru tidak hanya mengerti Karakteristik individu anak, ia perlu memahami karakteristik anak sebagai sebuah tim. Guru yang ingin mengetahui ciri-ciri kemampuan Siswa pemula dapat menyelesaikannya dengan mengikuti ujian. Tes yang diberikan dapat dikaitkan dengan buku teks yang sesuai dengan pemandu kursus. Selain itu, pendidik dapat Melakukan wawancara, observasi dan angket dengan siswa, Guru yang memahami kemampuan siswa atau calon peserta siswa, dan guru yang biasanya mengajar mata kuliah ini. Teknologi Mengidentifikasi karakteristik siswa menggunakan Kuesioner, wawancara, observasi, dan tes latar belakang siswa.  Karakteristik siswa mencerminkan pola perilaku dan kemampuan yang timbul dari bawaan dan lingkungan sosial yang memungkinkan Tentukan mode aktivitas. Setiap siswa memiliki kepribadian dan gaya belajarnya masing-masing bervariasi. Otak beberapa siswa bisa menyerap banyak informasi sekaligus, tetapi juga memiliki Kemampuan menyerap dan memproses informasi sedikit demi sedikit. Memiliki Kemampuan untuk menyimpan dan mengambil informasi di otak cepat ketika seseorang melakukannya lambat. Apakah banyak siswa yang secara sadar merasa terluka? Secara emosional, merasa seperti pecundang dan tidak berarti dalam hal menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak dapat memenuhi harapan orang-orang di sekitarnya. Bahkan tidak bisa Memenuhi harapan dan persyaratan orang tua, terutama di bidang akademik. Dalam hal ini guru sebagai fasilitator harus mampu memahami perannya dan cara siswa belajar. Penting untuk mengetahui dan memahami karakter peserta Siswa, guru harus menghabiskan waktu bersama siswa dan memberikan perhatian yang sebesar-besarnya kepada siswa membimbing mereka menuju tujuan mereka Memang, kehadiran dan ketulusan guru Melaksanakan tugas akan memberikan energi positif bagi peserta Siswa memenuhi harapan baik untuk mencapai tujuan yang luar biasa normal. Guru merupakan peran yang sangat sentral. Proses pendidikan. 
    Upaya peningkatan profesionalisme pendidik adalah suatu keharusan. Guru harus mendapatkan kursus pelatihan sistematis untuk mempertahankan profesionalisme tingkat tinggi Tinggi dan siap mengadopsi inovasi. Guru juga harus mendapatkan rasa hormat dan kebahagiaan yang layak mereka dapatkan Fokus dan layanan, biarkan setiap inovasi dan pembaruan Untuk diterima dan hidup dengan baik di bidang pendidikan. Ada beberapa dasar pertimbangan yang diperlukan dalam memahami karakteristik peserta didik ialah : Dasar pertimbangan psikologis : bahwa dari suatu kegiatan yang akan menarik dan berhasil apabila sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, keinginan, dan tuntutan dari peserta didik. Dasar pertimbangan sosiologi : bahwa secara naluri manusia yang akan merasa ikut serta dalam memiliki dan aktif mengikuti kegiatan yang ada. Karakteristik yang disingkat menjadi karakter ini merupakan sikap atau watak, pembawaan, atau bisa disebut juga dengan sifat kebiasaan yang dimiliki oleh setiap individu. Karakteristik lebih mengarah kepada karakter dan kepribadian hidup seseorang serta nilai-nilai yang berkembang secara teratur, sehingga tingkah laku menjadi lebih mudah diperhatikan. Dan tentunya setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga seorang pengajar atau guru hendaknya harus memahami karakteristik anak didik nanti, sehingga jika ingin mengkoordinasi peserta didik guru atau pengajar sudah tahu bagaimana karakteristik setiap peserta didik yang harus mereka ajarkan kedepannya. Sebagai seorang pendidik, kita tentunya pasti setuju bahwa sebuah proses dalam pembelajaran akan dapat berlangsung secara efektif atau tidaknya itu ditentukan oleh seberapa tinggi tingkat pemahaman kita terhadap karakteristik yang dimiliki oleh peserta didiknya. Pemahaman karakteristik peserta didik sangat menentukan hasil belajar yang akan di capai, aktivitas apa yang perlu dilakukan, dan bagaimana cara yang tepat mengajar bagi peserta didik. Sebenarnya karakteristik peserta didik ini harus menjadi hal yang cukup berperan penting bagi pendidik dalam melakukan seluruh aktivitas didalam pembelajaran. Karena selama belajar mengajar didalam kelas akan berhadapan dengan karakter yang berbeda.
     Begitu pentingnya mengenal dan memahami karakter peserta didik, untuk itu seorang pendidik harus meluangkan waktunya bersama peserta didik dan memberikan perhatian yang maksimal pada peserta didik dalam membimbing mereka pada tercapainya tujuan pendidikan. Sesungguhnya keberadaan dan kesunguhan guru dalam melaksanakan tugas akan memberikan energi positif bagi peserta didiknya dalam mewujudkan harapan indah meraih cita-cita yang luar biasa. Banyak manfaat yang dapat dipetik bila seorang guru mampu mengenal kepribadian dan karakter siswanya dengan baik. Beberapa manfaat tersebut yaitu untuk mengetahui kelebihan yang mereka miliki dan dapat meningkatkannya, melihati kelemahan yang mereka miliki dan memperbaikinya, dan mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri mereka dan mengoptimalkannya untuk kesuksesan dimasa yang akan datang.

PERANGKAT PEMBELAJARAN

Nama : Sari Murtini NIM : 12001308 Kelas : 4G PAI Makul : Magang 1                 Perangkat Pembelajaran      Minggu ini saya akan me...